Pengertian Tipe Data, variabel, dan Konstanta
Variabel, konstanta dan tipe
data merupakan tiga hal yang akan selalu kita jumpai ketika kita membuat program.
Bahasa pemrograman apapun dari yang paling sederhana sampai yang paling
kompleks, mengharuskan kita untuk mengerti ketiga hal tersebut.
Tipe Data
Adalah adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan
dalam pemrograman komputer. Setiap variabel atau
konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti
tipe datanya. Ketepatan
pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan
pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer). Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe data
yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi
Konstanta
Adalah variabel
yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bisa diubah. Jadi konstanta adalah
juga variabel bedanya adalah pada nilai yang disimpannya. Jika nilai datanya
sepanjang program berjalan tidak berubah-ubah, Maka sebuah varibel lebih baik
diperlakukan sebagai konstanta. Pada sebuah kode program, biasanya nilai data dari konstanta diberikan
langsung dibagian deklarasi konstanta. Sedangkan untuk variabel biasanya hanya
ditentukan nama variabel dan tipe datanya tanpa isian nilai data. Aturanpena maan variabel juga berlaku untuk penamaan konstanta. Demikian juga aturan penetapan tipe data.
Variabel
adalah tempat dimana kita
dapat mengisi atau mengosongkan nilainya dan memanggil kembali apabila
dibutuhkan.
Pada
sebagian besar bahasa pemrograman, variabel harus dideklarasikan lebih dulu
untuk mempermudah compiler bekerja. Apabila variabel tidak dideklarasikan maka
setiap kali compiler bertemu dengan variabel baru pada kode program akan
terjadi waktu tunda karena compiler harus membuat variabel baru. Hal ini
memperlambat proses kerja compiler. Bahkan pada beberapa bahasa pemrograman, compiler akan menolak untuk
melanjutkan proses kompilasi. Pemberian nama variabel harus mengikuti aturan
yang ditetapkan oleh bahasa pemrograman yang kita gunakan. Namun secara umum
ada aturan yang berlaku untuk hampir semua bahasa pemrograman.
Aturan-aturan tersebut yaitu:
Ø Nama variabel harus diawali dengan huruf.
Ø Tidak boleh menggunakan spasi pada satu
nama variabel. Spasi bisa diganti dengan karakter underscore (_).
Ø Nama variabel tidak boleh mengandung
karakter-karakter khusus, seperti : .,+, -, *, /, <, >, &, (, ) dan
lain-lain.
Ø Nama variabel tidak boleh menggunakan
kata-kata kunci d bahasa Pemrograman.
Contoh penamaan variabel.
|
Penamaan yang
benar |
Penamaan yang
salah |
Keterangan |
|
namasiswa XY12 harga_total
JenisMotor |
nama siswa 12XY harga.total Jenis Motor |
(salah karena
menggunakan spasi) (salah karena
dimulai dengan angka) (salah karena
menggunakan karakter) (salah karena menggunakan spasi) |
Reviewed by fortunez
on
Maret 12, 2021
Rating:

Tidak ada komentar: